Chelsea akhirnya memenangi kompetisi Premier League musim ini. Hasil tersebut dipastikan setelah The Blues menang 8-0 atas Wigan Athletic.
Chelsea yang butuh kemenangan atas Wigan tak membuang-buang kesempatan kala berlaga di hadapan pendukung sendiri di Stadion Stamford Bridge, Minggu (9/5/2010) malam WIB. Tampil dominan sepanjang laga, Chelsea menang delapan gol tanpa balas.
Kemenangan ini ditandai dengan hat-trick yang diraih oleh penyerang andalannya, Didier Drogba. Bagi Drogba, tiga gol tersebut membuatnya dinobatkan menjadi pencetak gol terbanyak musim ini dengan torehan 29 gol.
Wigan sendiri harus bermain dengan 10 pemain sejak menit 31 setelah Gary Caldwell dikartumerah pada menit 31. Caldwell diusir wasit setelah menarik baju Frank Lampard di dalam kotak penalti.
Dengan hasil ini, Chelsea meraih 86 poin, unggul satu angka atas rival terdekat mereka, Manchester Unied yang di saat bersamaan juga meraih kemenangan. The Red Devils sukses membekuk Stoke City 4-0 di Old Trafford.
Trofi juara musim ini membuat Chelsea mengoleksi empat gelar juara Liga Inggris. Sebelumnya, 'Si Biru' menjadi juara pada tahun 1955/54, 2004/05 dan 2005/06.
Senin, 10 Mei 2010
Chelsea Juara Liga Inggris !!!
Label: hotnews, liga inggris, sepakbola, sportMinggu, 09 Mei 2010
Hasil Pertandingan | Chelsea Vs Wigan 9 Mei 2010
Label: liga inggris, sepakbola, sport
Stadion Stamford Bridge penuh gairah, ditingkahi teriakan hati merekah. Untuk pertama kalinya sejak 2006, Chelsea kembali merengkuh gelar Premier League. Didier Drogba dkk melengkapi pesta ini dengan kemenangan 8-0 atas Wigan Athletic pada partai terakhir dan penentuan, Minggu (9/5/2010).
Di klasemen akhir, John Terry dan kawan-kawan duduk nyaman di puncak klasemen dengan 86 poin. Mereka unggul satu poin dari Manchetser United yang di tempat lain mengalahkan Stoke City 4-0. Pesta makin lengkap karena Didier Drogba tampil sebagai top skorer dengan 29 gol.
Ini sukses sempurna buat Chelsea. Mereka seolah benar-benar mempersiapkannya. Maka, Chelsea langsung turun dengan skuad utamanya. Trio Didier Drogba, Nicolas Anelka, dan Salomon Kalou langsung dipasang sejak menit pertama oleh Pelatih Carlo Ancelotti. Baru lima menit laga berjalan, "The Blues" sukses memaksimalkan peluang pertamanya yang diawali dari proses tendangan bebas.
Tendangan itu dieksekusi Drogba dan bola membentur pagar betis Wigan. Bola memantul dan kembali disundul Michael Ballack ke dalam kotak penalti.
Florent Malouda berhasil mengontrolnya, lalu memberikannya ke Anelka yang mendapat ruang tembak. Tanpa ragu, penyerang asal Perancis itu langsung menghajarnya dan gol, 1-0 untuk Chelsea.
Meski unggul, "The Blues" tak menurunkan intensitas serangannya. Gelombang serangan terus coba dibangun kubu tuan rumah. Namun, Chelsea cukup mengalami kesulitan karena Wigan tampil taktis dalam merapatkan barisan pertahanannya.
"The Blues" mencoba bermain melebar dengan mendalkan kecepatn Anelka di kiri dan Kalou di kanan. Alhasil, beberapa crossing tajam berhasil dikirimkan ke depan gawang
Michael Pollitt namun tak ada penyelesaian yang sempurna.
Di menit ke-30, "The Blues" mendapat hadiah penalti setelah Frank Lampard dijatuhkan Gary Caldwell di kotak terlarang. Wasit Martin Atkinson langsung mengganjar Caldwell dengan kartu merah dan memberi Chelsea hadiah penalti. Lampard yang maju sebagai eksekutor sukses melaksanakan tugasnya, 2-0 untuk Chelsea.
Gairah Stamford Bridge makin terlihat setelah gol ini. Para pemain "The Blues" pun makin bersemangat menggempur Wigan. Sayangnya hingga jeda skor masih 2-0 untuk keunggulan kubu tuan rumah.
Setelah turun minum Wigan mencoba bangkit. Namun, hal ini justru menjadi bumerang, karena Chelsea sanggup menemukan banyak celah di lini pertahanan mereka. Diawali dari gol Salomon Kalou di menit ke-53. Selang dua menit kemudian, Anelka kembali menambah keunggulan Chelsea menjadi 4-0.
Pesta gol Chelsea tak berhenti sampai di situ. "The Blues" tak henti-hentinya menggempur lini pertahanan Wigan. Didier Droga yang sepanjang pertandingan cukup frustrasi karena tak kunjung mendapat gol, akhirnya mampu membuka keran golnya di menit ke-63 setelah menerima umpan manis dari Frank Lampard.
Selang lima menit kemudian, Chelsea mendapat penalti kedua setelah Ashley Cole dilanggar di kotak terlarang. Penalti kedua pun diambil oleh Drogba. Tanpa ragu, penyerang asal Pantai Gading itu mengirim bola dengan keras ke pojok kiri gawang Pollitt dan gol, 6-0 untuk Chelsea.
Kehadiran pelatih Pantai Gading, Sven-Göran Eriksson, benar-benar menambah semangat Drogba untuk membuktikan ketajamannya. Ia pun melengkapi hat-tricknya di menit ke-80 memanfaatkan bola liar hasil tembakan Lampard, 7-0 untuk Chelsea. Ashley Cole menutup pesta gol Chelsea lewat tendangan volinya di menit ke-90.
Susunan pemain
Chelsea: 1 Petr Cech; 26 John Terry, 33 Alex, 3 Ashley Cole, 2 Branislav Ivanovic (Juliano Belletti 59); 8 Frank Lampard, 13 Michael Ballack (Nemanja Matic 70); 15 Florent Malouda; 39 Nicolas Anelka, 11 Didier Drogba, 21 Salomon Kalou (Joe Cole 59)
Wigan Athletic: Michael Pollitt, 5 Gary Caldwell, 2 Steve Gohouri, 17 Emmerson Boyce, 25 Mario Melchiot, 24 James McCarthy, 27 Mohamed Diame (Paul Scharner 72), Ben Watson (Hendry Thomas 62), 31 Maynor Figueroa, 14 Charles N'Zogbia, 20 Hugo Rodallega
Senin, 03 Mei 2010
Hasil Petandingan | Chelsea Vs Liverpool 02 Mei 2010
Label: liga inggris, sepakbola, sport
Chelsea di ambang juara Premier League 2009-10, setelah berhasil menahg 2-0 atas Liverpool dalam lanjutan Premier League, Minggu (2/5/2010) di Stadion Anfield.
Gol Didier Drogba dan Frank Lampard membuat Chelsea kini mengantongi nilai 83, unggul 4 poin dari saingan terdekat, Manchester United (MU). Jika MU kalah dari Sunderland, maka Chelsea sudah pasti juara. Jika tidak, mereka harus memenangkan partai terakhir lawan Wigan Athletic di Stamford Bridge.
Pertandingan lawan Liverpool itu dinilai sebagai penentu buat Chelsea. Apalagi, Liverpool bukan lawan mudah. Tampil di kandang sendiri, Liverpool berusaha terus menekan. Serangan demi serangan "The Reds" cukup merepotkan Chelsea.
Namun, pada menit ke-33, kapten Steven Gerrard justru membuat kesalahan fatal. Dia kurang cermat dalam memberikan backpass kepada Pepe Reina. Didier Drogba yang bisa membacanya, langsung merebut bola dan membobol gawang Liverpool, setelah mengecoh Reina.
Sejak itu, Chelsea semakin percaya diri. Mereka mulai tampil menyerang dan beberapa kali cukup merepotkan baik lewat Salomon Kalou maupun Didier Drogba. Namun, sampai babak pertama berakhir, kedudukan 1-0 untuk Chelsea tak berubah.
Memasuki babak kedua, Chelsea semakin percaya diri. Mereka berani terus menyerang. Sementara Liverpool cukup kesulitan.
Pada menit ke-54, Chelsea kembali unggul. Sebuah umpan silang Nicolas Anelka gagal dibuang Jamie Carragher. Sehingga, Frank Lampard yang di belakangnya bisa memotong bola ke dalam gawang reina, 2-0.
Carragher tampak cedera dan langsung digantikan Ayala. Liverpool pun berusaha mengejar ketinggalan. Ryan Babel sempat sukses menekan dari sektor kiri dan mendekat ke gawang. Tapi, sebelum menendang, bola dicuri lawan lebih dulu dari belakang.
Serangan Chelsea lebih tajam dan tertata. Pada menit ke-66, tekanan mereka kembali mengancam gawang Liverpool. Sebuah tendangan pertama Florent Malouda keras dan hanya sedikit meleset dari gawang.
Pada menit ke-81, tekanan Chelsea kembali mengancam. Mendapat umpan dari Drogba, Nicolas Anelka menendang bola ke arah gawang. Reina mencoba menangkap, tapi bola lepas. Kalou mengejar, tapi Reina lebih dulu menangkap bola.
Mendekati akhir pertandingan, Chelsea cukup ketat dalam bertahan dan cepat saat menyerang. Lampard dkk pun akhirnya mampu mempertahankan kemenangan 2-0.
Susunan Pemain
Liverpool: 25-Pepe Reina, 16-Sotirios Kyrgiakos, 23-Jamie Carragher (40-Ayala 57), 5-Daniel Agger, 20-Javier Mascherano, 21-Lucas, 8-Steven Gerrard, 18-Dirk Kuyt, 4-Alberto Aquilani (24-David Ngog 77), 15-Yossi Benayoun, 17-Maxi Rodríguez (19-Ryan Babel 42)
Chelsea: 1-Petr Cech, 26-John Terry, 33-Alex, 3-Ashley Cole, 2-Branislav Ivanovic, 13-Michael Ballack, 15-Florent Malouda, 8-Frank Lampard, 21-Salomon Kalou (18-Zhirkov 87), 11-Didier Drogba, 39-Nicolas Anelka (10-Joe Cole 90)
Minggu, 18 April 2010
Hasil Pertandingan Tottenham Hotspur Vs Chelsea 18 April 2010
Label: liga inggris, sport
Chelsea menyerah 1-2 kepada Tottenham Hotspur, dalam duel Premier League, di White Hart Lane, Sabtu (17/4/2010). Hasil ini melebarkan kembali persaingan juara liga dan perebutan tiket Liga Champions.
Chelsea kini berada di puncak klasemen dengan 77 poin atau cuma unggul satu angka dari Manchester United (MU) di tempat kedua. Sementara itu, Tottenham Hotspur naik ke tempat kelima dengan 64 poin, atau unggul dua angka dari Manchester City di tempat kelima.
Bermain di kandang lawan, Chelsea kurang cermat membaca permainan lawan. Akibatnya, mereka keteteran menghadapi permainan umpan-umpan pendek dan cepat tuan rumah.
Memang, begitu menguasai bola, mereka berusaha menurunkan tempo. Namun, agresivitas Tottenham Hotspur membuat pemain Chelsea kerap kehilangan bola.
Permainan kencang Tottenham Hotspur pun berhasil memporak-porandakan benteng Chelsea. Namun, penyelesaian akhir yang terburu-buru dan rapatnya pertahanan Chelsea membuat usaha mereka tak kunjung membuahkan gol, sampai akhirnya John Terry melakukan handsball di kotak penalti pada menit ke-14.
Jermaine Defoe yang dipercaya melakukan eksekusi berhasil menunaikan tugas dengan sempurna. Ia berhasil melesakkan bola ke sudut kiri bawah gawang Chelsea, sementara Petr Cech jatuh ke arah sebaliknya.
Gol itu semakin membuat Tottenham menggebu-gebu melakukan tekanan. Dengan akurasi umpan dan pemahaman posisi rekan yang baik, mereka berhasil mempertahankan dominasinya.
Chelsea yang terbebani kewajiban menyamakan kedudukan semakin kehilangan fokus serangan. Mengandalkan kualitas individu, mereka melakukan gempuran secara sporadis.
Pada menit ke-38, Florent Malouda berhasil memanfaatkan umpan Didider Drogba dan membobol gawang Tottenham. Namun, wasit menganulir gol itu karena ia berada dalam posisi off-side saat menerima umpan Drogba.
Keputusan wasit membuat pemain Chelsea semakin ngotot melakukan serangan. Namun, bukannya menyamakan skor, mereka malah kembali kecolongan gol Tottenham, yang dicetak Garreth Bale di menit ke-44.
Menguasai bola di luar kotak penalti, ia sempat menggiring sebelum melepaskan tendangan keras yang bersarang di sudut kanan bawah gawang Cech.
Chelsea mencoba membalas gol itu. Namun, skor 2-0 untuk Tottenham tak berubah sampai turun minum.
Memasuki babak kedua, Tottenham berusaha mempertahankan dominasinya. Masih mengandalkan permainan umpan kaki ke kaki, mereka berhasil menekan Chelsea.
Tak mau terus terintimidasi, Chelsea mencoba meredam agresi lawan dengan pressing ketat dan permainan fisik. Namun, bukannya mencetak gol, mereka malah terkena bencana kartu kuning kedua yang diterima kapten John Terry, menyusul pelanggarannya kepada Gareth Bale di menit ke-67.
Bermain dengan sepuluh pemain membuat posisi Chelsea tambah sulit. Selain semakin kesulitan menyerang, mereka juga kerepotan menghadapi serangan-serangan lawan.
Untung saja, buruknya penyelesaian akhir Tottenham dan sejumlah penyelamatan gemilang Cech membuat gawang Chelsea tak lagi mencerita kebobolan sampai peluit berbunyi panjang.
Di tengah keputusasaan itu, Frank Lampard memberikan gol hiburan di masa injury time. Memanfaatkan umpan Michael Ballack, Lampard melakukan menjatuhkan badan sambil menjulurkan kaki untuk mengirim bola masuk ke tengah gawang Tottenham.
Sesaat sebelum peluit panjang, Tottenham masih sempat melancarkan sebuah serangan balik yang nyaris berujung gol. Untung saja, eksekusi Pavlyuchenko meleset ke sisi kiri gawang. Skor 2-1 untuk tuan rumah pun bertahan sampai akhir laga.
Susunan pemain:
Tottenham Hotspur : 1-Gomes; 32-Benoit Assou-Ekotto, 19-Sebastien Bassong, 20-Michael Dawson, 4-Younes Kaboul; 3-Gareth Bale, 14-Luka Modric, 6-Tom Huddlestone, 5-David Bentley; 9-Roman Pavlyuchenko, 18-Jermain Defoe (17-Eidur Gudjohnsen 78)
Chelsea : 1-Petr Cech; 18-Yuri Zhirkov, 26-John Terry, 33-Alex, 19-Paulo Ferreira (2-Branislav Ivanovic 45); 8-Frank Lampard, 12-John Mikel Obi, 20-Deco; 15-Florent Malouda, 11-Didier Drogba, 10-Joe Cole (39-Nicolas Anelka 45)
Sabtu, 17 April 2010
Hasil Pertandingan | Manchester City Vs Manchester United 17 April 2010
Label: liga inggris, sport
Gol telat kembali memenangkan Manchester United atas Manchester City. Sundulan Paul Scholes pada menit ke-93 akhirnya memenangkan MU dengan skor 1-0 di Stadion City of Manchester, Sabtu (17/4/2010). MU kini semakin mendekati Chelsea di puncak klasemen Liga Inggris.
Gol di menit-menit akhir pertandingan seperti itu juga terjadi ketika MU menjamu seteru sekotanya itu pada pertemuan pertama September lalu. Ketika itu, Michael Owen menjadi penentu kemenangan 4-3 untuk "Setan Merah" lewat gol yang diciptakannya pada menit ke-96.
Berbeda dari pertemuan pertama itu, laga tadi malam tak sesengit pertandingan di Old Trafford. City dan MU sebetulnya memeragakan permainan cepat dan memikat sejak kick-off. Sayangnya, peran Wayne Rooney tak begitu kentara di lini depan "Setan Merah". Peran Vincent Kompany sangat besar dalam meredam pergerakan striker Inggris tersebut.
Di pihak City, koordinasi yang kurang rapi membuat serangan-serangan mereka mandul sebelum mencapai kotak penalti lawan. "The Citizens" juga jarang mencoba tendangan-tendangan dari luar kotak penalti.
Di menit ke-41, Rooney mendapat ruang di kotak penalti, tapi tendangan kaki kirinya menjauhi gawang. Peluang terbaik dimiliki Ryan Giggs di menit ke-45. Crossing Antonio Valencia disambarnya dengan sisi luar kaki kiri. Bola bergulir pelan dan mengarah tepat ke kiper Shay Given.
Masuknya Nani di babak kedua mendorong posisi Giggs lebih ke depan dan menaikkan tensi serangan dari lapis kedua "Setan Merah". Namun, hal itu tak kunjung membuahkan kesempatan mencetak gol bagi MU.
Di menit ke-73, City mengklaim sebuah penalti ketika Gareth Barry jatuh dalam kawalan Neville. Namun, wasit membiarkan kejadian tersebut dan gagallah upaya tuan rumah.
Gol hampir tercipta ketika Dimitar Berbatov melakukan sundulan pertamanya di kotak penalti. Apes, bola melintir ke samping gawang.
Lima menit menjelang bubar, City menciptakan kemelut di gawang MU. Van der Sar gagal meninju bola dari sepak pojok. Vincent Kompany dan Toure bergiliran menyambar bola liar. Namun, pertahanan rapat tim tamu menggagalkan peluang City.
Di saat penonton menunggu peluit akhir pertandingan, Scholes mengubah keadaan. Mendapat umpan silang dari Patrice Evra, gelandang yang baru saja meneken perpanjangan kontrak di MU itu menanduk bola ke pojok gawang. Given gagal menjangkaunya dan bergetarlah gawang City.
Tambahan tiga angka tidak mengubah posisi MU di urutan kedua klasemen sementara dengan nilai 76. Namun, dengan selisih nilai satu angka di bawah Chelsea, "Setan Merah" masih punya peluang besar untuk merebut singgasana klasemen. Chelsea akan melawan tuan rumah Tottenham Hotspur, beberapa jam setelah duel City versus MU.
Susunan pemain:
Manchester City: Given; Bridge, Kompany, Toure, Onuoha; Bellamy, Barry, De Jong (Ireland 78), Johnson (Vieira 65); Tevez, Adebayor (Wright-Phillips 75).
Manchester United: Van der Sar; Evra, Vidic, Evans, Neville; Giggs, Scholes, Fletcher, Valencia (Obertan 80); Gibson (Nani 59); Rooney (Berbatov 74).