Pemerintah DKI Jakarta mengurungkan niatnya untuk membuat jalur sepeda. Alasannya, pengguna sepeda di Jakarta masih sedikit.
"Sekarang jumlah pengguna sepeda masih sedikit, kalau sudah banyak baru kita buatkan," ujar Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo usai menghadiri Loka Karya Lalu Lintas di Hotel Bidakara, Selasa 18 Mei 2010.
Sementara itu, Pemerintah Kota Jakarta Selatan terus melakukan sosialiasi untuk mengajak masyarakat bersepeda. Salah satunya pembangunan jalur sepeda di kawasan Pondok Indah.
Wali Kota Jakarta Selatan Syahrul Effendi di tempat yang sama, mengatakan, saat ini akan dilakukan pembangunan jalur sepeda untuk lingkungan. Karena, masih melakukan sosialisasi untuk penambahan pengguna.
"Seperti kata Pak Gubernur, kalau mau membuat jalur sepeda maka harus ada komunitas yang menggunakan," ujarnya.
Dia melanjutkan, dalam pelaksanaannya nanti diharapkan bisa melibatkan semua pihak mulai dari masyarakat dan pemerintah kota. "Kita sentuh lingkungannya terlebih dahulu, kalau sudah banyak baru kita ajukan kembali pembangunan jalur sepeda," imbuh Syahrul.
Selain di lingkungan, pihaknya juga menggiatkan penggunaan sepeda di sekolah dan perkantoran. Menurut dia, perkantoran dan sekolah sangat penting jadi sarana sosialisasi karena pengguna sepeda di lingkungan perkantoran dan sekolah cukup banyak.
"Sudah ada beberapa kantor yang menyediakan sepeda untuk keperluan karyawannya, khususnya untuk jarak dekat. Selain itu, fasilitas untuk pengguna sepeda juga sudah ada di beberapa perkantoran," tegasnya.
Sedangkan untuk sekolah juga sudah diminta untuk membuat parkiran khusus sepeda. "Kalau sudah banyak baru kita buatkan," ujar Syahrul
Rabu, 19 Mei 2010
Jakarta Mengurungkan Niat Untuk Buat Jalur Sepeda
Label: berita, hotnews, indonesia, info, jangan ditiruSelasa, 18 Mei 2010
Pembangunan Masjid Diprotes di New York
Label: aneh, dunia, jangan ditiru
Sebuah rencana ambisius untuk membangun sebuah masjid di dekat Ground Zero di New York telah membuat marah warga kota itu. Ground Zero merupakan sebutan untuk lokasi bekas menara kembar yang runtuh ditabrak dua pesawat teroris dalam serangan 11 September 2001.
Para pendukung proyek itu mengatakan, rencana pembangunan pusat Islam yang berupa gedung bertingkat tersebut akan mengubah citra jalan Manhattan dan cara orang Amerika berinteraksi dengan umat Islam, sejak hampir 3.000 orang tewas dalam serangan pada 11 September itu. Telegraph, Senin (17/5/2010), melaporkan, masjid itu akan dilengkapi dengan fasilitas olahraga, teater, dan tempat penitipan anak, serta terbuka bagi semua pengunjung demi menunjukkan bahwa umat Islam merupakan bagian dari komunitas Amerika, bukan merupakan elemen masyarakat yang terpisah.
Namun, karena lokasi masjid yang diusulkan tersebut hanya sejengkal dari lubang menganga Ground Zero, rencana itu kontan bikin marah sejumlah warga lokal. "Kemarahan berlanjut," tulis situs web www.nomosquesatgroundzero.wordpress.com dengan gambar close-up retuntuhan Twin Towers.
Dalam situs itu dikatakan, keberadaan pusat Islam itu akan "memberi bayangan tidak sopan atas Ground Zero". Yang lain membandingkan ide itu dengan membangun sebuah pusat budaya Jerman di Auschwitz. "(Itu sama dengan) meludahi wajah setiap orang yang tewas pada 9/11," tulis Blitz, yang mendeskripsikan dirinya sebagai harian antijihad.
Tingkat kemarahan itu tidak biasa di antara warga New York yang menyalahkan Islam ketimbang hanya Al Qaeda atau kelompok militan lain atas peristiwa 9/11 dan konfrontasi global terhadap Amerika Serikat. "Ini merupakan lingkungan yang salah untuk membangun masjid," kata Scott Rachelson (59) saat ia pergi ke kantornya. Rachelson, yang bekerja dengan orang-orang yang mencari kompensasi terkait kerusakan atas serangan 9/11, mengatakan, hidupnya berubah selamanya sejak hari ketika dua pesawat yang dibajak menabrak Manhattan.
"Saya di sini. Bagi saya, dan semua orang yang ada di sini, kami mengalami gangguan stres pascatrauma," katanya. "Rasanya seperti baru saja kemarin."
Seorang wanita yang tinggal di apartemen di sebelah rencana lokasi masjid itu mengatakan, dia tidak bisa menerima proyek tersebut. "Saya berbohong jika saya mengatakan itu tidak membuat saya sedikit gugup," kata Jennifer Wood (36) saat ia membawa anaknya berjalan-jalan.
Selasa, 11 Mei 2010
Edan !! Ada Situs Khusus Untuk Selingkuh
Label: edan, gila, info, international, jangan ditiru
"Hidup itu singkat. Ayo selingkuh!" Itulah slogan yang ditawarkan situs www.ashleymadison.com, wadah bagi siapa yang berniat menduakan pasangannya alias berselingkuh.
Situs ini diluncurkan pada 2001, dan mengklaim telah memiliki 5,2 juta anggota, seperti dikutip dari wikipedia.org. Nama situs ini terinspirasi dari dua nama paling populer untuk bayi perempuan, yaitu 'Ashley'dan 'Madison'
Situs ini sengaja dibuat oleh pendirinya, Noel Biderman, yang ditujukan untuk orang-orang yang tidak bahagia dengan hubungan atau perkawinannya. Untuk menarik anggota baru, Biderman mempromosikan situs ini lewat iklan televisi dan radio.
Parahnya, iklan tentang situs ini yang beredar di radio, menyarankan agar melakukan perselingkuhan di jam kerja. Isi iklannya yaitu, "Ketika Anda memiliki waktu luang di sela-sela jam kerja, kunjungi situs AshleyMadison.com. Dijamin, Anda akan merasa bahagia."
Sejak awal diluncurkan, situs kencan ini langsung menuai kontroversi. Kritikan tajam dari segala penjuru ditujukan untuk situs dan pendirinya.
Pada 2009, NBC melarang iklan ini muncul di acara Super Bowl. Biderman menyebutkan, larangan ini sangat konyol, apalagi menurutnya, NFL memperbolehkan iklan minuman beralkohol, yang dianggap sebagai pemicu kematian ribuan orang per tahun.
Trish McDermott, pakar perkawinan yang juga membantu membuat situs kencan Match.com, menuduh AshleyMadison.com sebagai bisnis yang dibangun untuk membuat banyak orang sakit hati, merusak perkawinan dan menghancurkan keluarga.
Biderman pun merespons kritikan tersebut, dan menyatakan situs itu merupakan sandaran (medium) semata. "Situs web atau iklan toh, takkan bisa meyakinkan orang untuk berbuat serong," ujar Biderman membela diri.
Tapi, lain lagi pendapat yang dilontarkan member AshleyMadison.com tentang situs ini. Don, pakar IT berusia 52 tahun yang tinggal di California bagian Selatan dan tidak mau nama belakangnya disebutkan ini merupakan salah seorang member situs ini. "Iklannya sangat menarik. Jadi, saya pikir tak ada salahnya mencoba beraksi di situs tersebut," katanya.
Don, atau akrab disapa "Don Deshizzle" di dunia maya ini juga mengungkapkan, ia mencari wanita yang mau menjalani hubungan tanpa status. Sebagai member yang tergolong baru, ia mengaku telah menghabiskan US$ 100 (sekitar Rp 900 ribu) untuk membeli tiket yang digunakan untuk mengirimkan e-mail dan pesan singkat kepada anggota AshleyMadison.com lainnya.
Biderman mengklaim, sedikit perselingkuhan justru akan membuat hidup seseorang lebih baik. "Cara ini membantu pria atau wanita yang tidak nyaman dengan hubungan atau perkawinannya merasa lebih percaya diri."
Biderman juga menyatakan, wanita yang mengunjungi situsnya, biasanya tipe wanita yang memiliki hubungan asmara atau perkawinan buruk. "Mereka tak lagi diberikan bunga oleh pasangan, atau tak lagi mendapat perhatian dari pasangannya. Para anggota wanita umumnya mengunjungi situs kami sekitar 30-40 menit."
Virginia Rutter, profesor Sosiologi dari Framingham State College, yang juga pakar seks dan perkawinan, menyatakan, tak ada yang salah dengan menambah teman di dunia maya.
"Akan sangat menyenangkan jika Anda punya teman untuk saling berbagi. Tapi, bila Anda berbohong ke pasangan dengan secara diam-diam menjalin hubungan intim dengan pria atau wanita lain, itu yang salah."
Menurutnya, bagi pasangan yang sedang mengalami masalah dalam hubungan atau perkawinannya, mengunjungi situs itu hanya menciptakan problem lebih besar. "Saran saya, jika suatu hubungan dalam masalah, pasangan perlu mencari bantuan orang lain yang lebih profesional," kata Rutter.