/**/
Tampilkan postingan dengan label skandal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label skandal. Tampilkan semua postingan

Rabu, 02 Maret 2011

FIFA Tolak Pencalonan Nurdin Halid Sebagai Ketua PSSI

. Rabu, 02 Maret 2011
0 komentar

Selain menginstruksikan digelarnya Kongres Pemilihan atau Kongres Luar Biasa PSSI, badan sepak bola dunia atau FIFA meminta agar Nurdin Halid tak lagi maju dalam pencalonannya sebagai ketua umum PSSI periode 2011-2015.

Hal itu terungkap dalam surat balasan FIFA atas surat yang dilayangkan PSSI pada Senin (28/2/2011) lalu. Dalam suratnya, FIFA menyatakan agar Nurdin tak lagi menjadi calon ketua umum periode berikutnya.

"Ada dua poin penting dalam surat yang diberikan FIFA. Yang pertama adalah keputusan mereka untuk tidak memberikan sanksi pada persepakbolaan Indonesia," tegas Komisaris Utama Persebaya 1927, Saleh Mukadar, sebagaimana dikutip Dunia Soccer.

"Yang kedua, tidak menyetujui Nurdin Halid sebagai calon ketua umum PSSI periode mendatang," tambah mantan Sekretaris Komite Penyelamatan Persepakbolaan Nasional (KPPN) itu.

Menurut Saleh, surat tersebut sudah dicek terlebih dulu dan dinyatakan resmi. "Surat tersebut langsung dikirim dari Swiss (markas FIFA, red). Sebelumnya, Nurdin hanya memaparkan poin pertama saja. Dia tidak membeberkan poin kedua yang tertulis dalam surat yang dikirim FIFA," papar Saleh.

Surat yang disampaikan PSSI kepada FIFA pada 28 Februari lalu berisi dua putusan PSSI, yakni penundaan pelaksanaan kongres PSSI yang rencananya digelar pada 26 Maret 2011 dan permintaan agar FIFA tidak menjatuhkan sanksi kepada Indonesia.

Klik disini untuk melanjutkan »»

Jumat, 09 Juli 2010

Luna Maya dan Cut Tari Ahirnya Menjadi Tersangka

. Jumat, 09 Juli 2010
0 komentar

Polisi akhirnya menetapkan artis Luna Maya dan Cut Tari menjadi tersangka. Penetapan ini sehari setelah permintaan maaf keduanya kepada publik di media.

"Iya, itu setelah kita mengkaji pasal-pasal," kata Kepala Badan Reserse dan Kriminal Polri Komisaris Jenderal Ito Sumardi saat dihubungi, Jumat 9 Juli 2010.

Kendati demikian, Ito tidak menyebut jelas sejak kapan status tersangka itu ditetapkan. Yang pasti, menurut Ito, peningkatan status itu sudah berdasarkan pengumpulan bukti dan pemeriksaan yang sudah dilakukan.

"Ditetapkan setelah melakukan uji fisik terhadap keduanya," ujar mantan Kapolda Riau ini.

Menurut Ito, kedua artis itu dijerat dengan Pasal 282 Kitab Undang-undang Hukum Pidana. Polisi sebelum ini sudah menetapkan Ariel sebagai tersangka.

Vokalis Peterpan itu dijerat dengan pasal berlapis. Pertama, Ariel dijerat dengan Pasal 4 UU Pornografi. Sangkaan kedua, Ariel diduga telah melanggar ketentuan dalam Pasal 27 UU Informatika dan Transaksi Elektronik dan dia juga dijerat dengan Pasal 282 Kitab Undang-undang Hukum Pidana.

Klik disini untuk melanjutkan »»

Rabu, 05 Mei 2010

Pangeran Kelantan Tengku Fakhry Ditangkap Polisi Malaysia

. Rabu, 05 Mei 2010
2 komentar

Mantan suami Manohara Odelia Pinot, Pangeran Fakhry ditahan polisi di luar Istana Mahkota, Kubang Kerian, Kota Bharu, Malaysia, Selasa (4/5) malam. Sejumlah pasukan komando khusus kepolisian Malaysia yang memakai topeng menangkap yang bersangkutan, tidak jauh dari pintu istana.

Menurut harian Malaysia Kosmo, Rabu (5/5), Tengku Fakhry ditahan bersama dua orang dokter dan beberapa orang pengawal pribadi Sultan Kelantan Tuanku Ismail Petra.

Harian Kosmo mengutip sumber Istana Kelantan, mantan suami Manohara yang juga putera Sultan Kelantan itu ditahan polisi sekitar 50 meter dari pintu Istana Mahkota saat hendak keluar Istana. Kejadiannya Selasa (4/5) sekitar jam 7.30 malam waktu setempat.

Saat itu, Sultan Kelantan Tuanku Ismail Petra dan permaisurinya Tengku Anis Tengku Abdul Hamid ada dalam rombongan kendaraan yang ditahan.

Sementara Kantor Berita Bernama memberitakan, Sultan Kelantan, mantan mertua Manohara telah dilarang pergi ke rumah sakit Mounth Elizabeth di Singapura untuk periksa kesehatan.

Pesawat khusus yang disewakan untuk membawa Tuanku Ismail Petra dilarang mendarat di Lapangan Terbang Sultan Ismail Petra di Pengkalan Chepa, Kelantan.

Rencananya, Sultan Kelantan itu berangkat kira-kira pukul 11.30 pagi tetapi terus tertunda beberapa kali dan akhirnya media massa diberitahu Sultan akan terbang ke Singapura dengan pesawat komersial.

Rencananya Selasa jam 7.30 malam, Sultan Kelantan dibawa keluar dari Istana Mahkota untuk pergi ke Bandara Chepa. Jam 7.50 malam take off ke Kuala Lumpur kemudian meneruskan penerbangan ke Singapura jam 10.30 malam.

Dalam rombongan itu permaisuri Kelantan, Tengku Anis Tengku Abdul Hamid bersama tiga orang dokter, termasuk seorang dokter pribadi baginda.

Tapi baru saja keluar dari gerbang Istana Mahkota, sekitar 50 meter sudah ditahan pasukan komando khusus polisi dan membawa rombongan Sultan ke rumah sakit Universitas Sains Malaysia (HUSM), Kubang Kerian, Penang.

Mobil pangeran Fakhry yang juga mantan suami Manohara tidak boleh ikut. Ia dan beberapa pengawal pribadinya ditahan untuk tidak keluar Istana.

Sultan Kelantan pernah dirawat di rumah sakit Mounth Elizabeth 24 Mei tahun 2010, dan baru kembali ke Istana Mahkota 4 Maret 2010.

Saat Sultan dalam perawatan di Singapura terjadi konflik keluarga Istana antara putra pertama pangeran Faris dengan putra ketiga Sultan Fakhry.

Pemangku Sultan Kelantan pangeran Faris mencopot adiknya pangeran Fakhry sebagai anggota dewan pemerintahan Istana Kelantan saat Sultan dirawat di rumah sakit. Konflik mereka sampai masuk ke pengadilan.

Ketika Sultan Kelantan kembali ke Kelantan usai dirawat di Singapura keluar kebijakan kekuasaan kembali ke Sultan dari pemangku sementara yang dipegang putra pertama pangeran Faris, tapi pemangku menolak.

Perkembangan terakhir, seorang pengawal pemangku Sultan Kelantan pangeran Faris ditembak oleh dua orang tak dikenal saat pulang dari Istana, Sabtu, 1 Mei 2010. Pengawal itu ternyata tidak meninggal, namun kritis dan kini dirawat di rumah sakit.

Polisi masih menyidik peristiwa penembakan pengawal Istana sekaligus pengawal pribadi pangeran Faris.

Klik disini untuk melanjutkan »»

Senin, 19 April 2010

Timnas Prancis Terlibat Skandal Seks

. Senin, 19 April 2010
0 komentar

Beberapa pemain Prancis diduga terlibat dalam skandal seks di sebuah kelab malam. Skandal ini melibatkan anggota tim nasional Prancis. Berita mengejutkan datang dari Prancis. Menurut stasiun televisi M6, tiga orang pesepakbola profesional diduga terlibat dalam skandal seks yang melibatkan bisnis prostitusi di sebuah kelab malam.

Persoalan ini begitu serius sehingga para pemain yang tak disebutkan namanya itu dipanggil sebagai saksi ke pengadilan di Paris. Pihak kepolisian sudah menghubungi beberapa pemain yang kabarnya anggota skuat timnas Les Bleus terkait aktivitas kelab malam tersebut.

Salah satu pemain diduga terlibat secara personal dengan seorang tenaga prostitusi. Parahnya, gadis yang memiliki hubungan spesial itu masih berada di bawah umur. Berdasarkan hukum Prancis, denda sebesar 45 ribu euro dan penjara tiga tahun menunggu mereka yang terlibat skandal seks di bawah umur.

Belum diketahui secara pasti siapa saja pemain internasional Prancis yang terlibat skandal ini. Begitu juga dampaknya kepada persiapan skuat Raymond Domenech jelang Piala Dunia 2010 yang tinggal puluhan hari ini Piala Dunia 2010 akan diadakan.

Klik disini untuk melanjutkan »»
 

Pengikut

Blog arsipberita.blogspot.com ini bekerjasama dengan kir31 | Didukung oleh Dimensi berita