/**/
Tampilkan postingan dengan label ekonomi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ekonomi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 14 Mei 2010

Alasan Sri Mulyani Pindah ke Bank Dunia

. Jumat, 14 Mei 2010
0 komentar

Apa alasan yang membuat Sri Mulyani Indrawati rela pindah kerja ke Bank Dunia? Ini jawabannya.

"Kadang-kadang dalam kondisi tertentu, sesuatu itu perlu brake, perlu change. Ada perlu waktu konsolidasi keluarga, juga private life," kata Sri Mulyani di sela temu wartawan di kediamannya, Jakarta, Kamis 13 Mei 2010.

Keputusan ini diambil setelah menimbang-nimbang banyak faktor termasuk salah satunya prinsip hidup Sri Mulyani.

"Saya tidak mau waktu saya sia-sia dalam posisi apa pun dalam melakukan karya," ujarnya.

Pekerjaan di Bank Dunia itu, menurut Sri Mulyani, menjadi suatu tantangan sendiri menarik dan penting untuk karier Sri Mulyani, termasuk dalam hal kepentingan Indonesia.

Klik disini untuk melanjutkan »»

Jumat, 07 Mei 2010

Inilah Calon Calon Pengganti Sri Mulyani

. Jumat, 07 Mei 2010
0 komentar

Beberapa nama sudah mulai digadang-gadang untuk menggantikan posisi Menteri Keuangan RI yang ditinggalkan oleh Sri Mulyani Indrawati. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pun, menurut Juru Bicara Kepresidenan Julian Adrian Pasha, sudah mengantongi calon-calon suksesor Sri Mulyani.

Sementara Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengungkapkan, Presiden akan menetapkan Menkeu sebelum 1 Juni 2010.

Berikut beberapa profil kandidat yang didengung-dengungkan pengganti salah satu wanita paling berpengaruh di dunia versi Forbes itu.

1. Darmin Nasution
Saat ini pria yang akan genap berusia 62 tahun pada 12 Desember mendatang itu menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia setelah sebelumnya menjadi Direktur Jenderal Pajak.

Lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia tahun 1976 itu mendapatkan gelar Doktor Ekonomi dari Universitas Paris, Sorbonne, Perancis, tahun 1986.

Ayah dua anak ini juga pernah menjabat sebagai Dirjen Lembaga Keuangan pada tahun 2000-2005 dan setelah itu menjabat sebagai Ketua Bapepam dan Lembaga Keuangan sampai dengan tahun 2006.

Sehubungan dengan terbitnya Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 38/P Tahun 2009 tanggal 19 Mei 2009 tentang pemberhentian Prof Dr Boediono dari jabatan Gubernur Bank Indonesia, serta menunjuk Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2009, maka Deputi Gubernur Senior, Darmin Nasution, menjalankan tugas pekerjaan Gubernur sebagai Pejabat Sementara Gubernur Bank Indonesia.

Darmin pun diperkirakan bisa mengambil hati partai di DPR. Dukungan dari partai pun sepertinya bisa diperoleh Darmin. Ia sudah disebut-sebut oleh Partai Golkar dan Partai Amanat Nasional.

2. Anggito Abimanyu
Pria kelahiran Bogor, 19 Februari 1963, ini adalah Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan sejak tahun 2004. Sebenarnya ia sempat dinominasikan menjadi Wakil Menteri Keuangan, tetapi tidak jadi dilantik karena status kepegawaiannya yang dianggap belum setara dengan tingkat eselon I PNS.

Lulusan Jurusan Ekonomi Lingkungan Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, tahun 1985 ini memperoleh Magister International Development dari University of Pennsylvania, Philadelphia, Amerika Serikat, tahun 1990. Setelah itu, ia memperoleh PhD tahun 1993 di tempat yang sama.

Karier Anggito di pemerintahan dimulai saat menjadi Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Pengembangan Pasar Modal (1999), kemudian menjadi Kepala Badan Pengkajian Ekonomi Keuangan dan Kerja Sama Internasional (Bapekki) (2003-2006), Pjs Kepala Badan Analisa Fiskal Kementerian Keuangan (2004), serta Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan (2004-sekarang).

Di luar pemerintahan ia dikenal sebaga penulis dan pengajar UGM. Jabatan yang pernah dipegangnya adalah Direktur Program, Pusat Studi Antar Universitas Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta (1995-1997) dan Kepala Pusat Antar Universitas Studi Ekonomi (PAU-SE) Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta (1997-2000).

Di luar lingkungan akademis, pria yang piawai memainkan saksofon itu dipercaya menjadi Komisaris Bank Internasional Indonesia (2000-2001), Lippo Bank (2001-2003), dan PT Telkom (2004-2008).

Ayah dari dua anak ini juga pernah menjadi konsultan paruh waktu di Bank Dunia, Washington DC (1992-1995). Pada tahun 2000 menjadi anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN) dan sejak 2007 hingga sekarang menjadi anggota Dewan Riset Nasional.

Nama Anggito disebut-sebut bisa menggantikan Sri Mulyani oleh Partai Golkar dan PAN.

3. Agus Martowardojo
Direktur Utama Bank Mandiri ini juga disebut-sebut sebagai salah satu calon pengganti Sri Mulyani. Pria kelahiran Amsterdam pada 24 Januari 1956 ini sepertinya tidak lepas dari bank. Ia pernah dicalonkan menjadi Gubernur BI oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, tetapi terjegal di DPR.


Sejak Mei 2005, Agus menjadi Direktur Utama Bank Mandiri menggantikan pejabat lama ECW Neloe. Agus memang bukan orang baru di Bank Mandiri. Ia masuk pada 1998 dan menduduki jabatan dari Managing Director Risk Management and Credit Restructuring pada tahun 1999, Managing Director Retail Banking and Operation Coordinator (2000), dan Managing Director Human Resources and Support Services (2001).

Sebelumnya, lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FEUI) pada 1984 ini adalah Dirut Bank Permata selama tiga tahun (2002-2005)."Jabatan ini kan amanah," kata Agus kala pelantikan sebagai Dirut Bank Permata.

Sebelum diangkat menjadi Direktur Utama PT Bank Permata Tbk terhitung 31 Oktober 2002, Agus dipercaya sebagai Advisor bagi Ketua dan Wakil Ketua BPPN untuk bidang Perbankan (2002).

Lulus kuliah, Agus bekerja di Bank of America melalui Officer Development Program sebagai International Loan Officer. Sesudah itu, mulai 1986, Agus hengkang ke Bank Niaga hingga 1994.

Berikutnya berturut-turut dia menjabat sebagai Deputy Chief Executive Officer di Maharani Holding (1994), Direktur Utama di Bank Bumiputera (1995–1998), dan Direktur Utama di Bank Ekspor Impor Indonesia (1998).

Di lingkungan organisasi perbankan, Agus adalah Ketua Umum Perbanas (Perhimpunan Bank-bank Umum Nasional Swasta) periode 2003-2006.

Agus juga mengikuti berbagai kursus perbankan dan manajemen, termasuk di State University of New York, Buffalo, AS, Stanford University, Palo Alto, AS, dan Institute of Banking and Finance, Singapura.

Nama Agus disebut oleh Partai Keadilan Sejahtera.

Selain ketiga nama di atas, beredar pula nama-nama lain, seperti Ketua Bapepam-LK Fuad Rahmany, mantan Sekretaris KSSK Raden Pardede, dan Kepala Bappenas Armida Alisjahbana. Nah, siapa kira-kira kandidat Anda?
Meski demikian, banyak nama yang beredar, akhirnya Presiden Yudhoyono juga yang menentukannya...

Klik disini untuk melanjutkan »»

Rabu, 05 Mei 2010

Sri Mulyani Mundur dan akan Menjadi Orang Nomor 2 di Bank Dunia

. Rabu, 05 Mei 2010
0 komentar

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati akan menjadi Managing Director Bank Dunia per 1 Juni 2010. Itu adalah posisi tertinggi ke-2 di Bank Dunia, setelah Presiden yang dijabat Robert Zoellick.

Dengan posisi yang cukup penting dan membanggakan tersebut, Presiden SBY pun merelakan Sri Mulyani untuk meninggalkan posisinya sebagai Menteri Keuangan.

"Bank Dunia menyampaikan niatnya baik kepada ibu Sri Mulyani maupun kepada saya selaku Presiden RI untuk mengangkat Sri Mulyani menjadi Managing Director di Bank Dunia, jabatan nomor 2 di organisasi tersebut," jelas Presiden SBY dalam konferensi pers di kantor presiden, Jakarta, Rabu (5/5/2010).

Namun Presiden SBY mengaku dirinya harus menunggu permintaan resmi atau surat dari presiden Bank Dunia Robert Zoellick untuk mengetahui posisi peran dan penugasan apa yang akan diberikan kepada Sri Mulyani. Dan setelah bertemu dengan Zoellick, SBY pun akhirnya memberikan persetujuan.

"Respons saya adalah, saya setujui setelah mendengarkan permohonan dari ibu Sri Mulyani Indrawati untuk menjabat sebagai Managing Director di Bank Dunia," tegas Presiden.

Sebelum ditawari posisi sebagai Managing Director Bank Dunia, Sri Mulyani juga pernah menjadi Direktur Eksekutif di IMF pada periode 2002-2004. Selain berkali-kali dinobatkan sebagai Menteri Keuangan terbaik, Sri Mulyani juga dinobatkan sebagai salah satu dari 100 wanita paling berpengaruh di dunia.

Bank Dunia pun memberikan apresiasi atas sejumlah prestasi Sri Mulyani yang dianggap sukses menggawangi perekonomian Indonesia saat melalui krisis finansial. Bank Dunia pun memuji Sri Mulyani sebagai wanita yang piawai di bidang ekonomi.

"Sri Mulyani Indrawati memiliki kombinasi yang unik antara kemampuan dan pengalamannya untuk Grup Bank Dunia, dari suatu titik yang menguntungkan dari negara berpendapatan menengah yang masih menghadapi tantangan kemiskinan yang signifikan. Dia telah dikenal secara global untuk kesuksesannya melawan korupsi dan memperkuat good governance," ujar Zoellick.

"Saya senang bisa mengumumkan penunjukan Sri Mulyani. Dia telah menjadi menteri Keuangan dengan pengetahuan yang dalam baik dalam pengembangan isu dan peran Grup Bank Dunia," imbuhnya.

Klik disini untuk melanjutkan »»

Kamis, 22 April 2010

Rupiah Tembus Rp.9000 Terhadap Dollar

. Kamis, 22 April 2010
0 komentar

Nilai tukar rupiah diproyeksikan bakal menyentuh level Rp9.000 pada hari ini. Hanya saja, otoritas moneter Bank Indonesia (BI) nampaknya belum akan membiarkan rupiah menguat signifikan.

"Rupiah bisa menguat ke Rp9.000, kerena memang memiliki potensi sampai ke level itu. Namun saya duga BI tidak akan membiarkannya terelalu kuat. Begitu rupiah terus menguat melewati di bawah Rp9.000, BI pasti akan berusaha keras untuk mengembalikannya ke level Rp9.000, melalui intervensi," jelas Kepala Ekonom BNI Tony Prasetiantono kepada okezone di Jakarta, Kamis (22/4/2010).

Tony menjelaskan, jika rupiah juga kemungkinan bakal menembus level Rp9.000, hanya saja hal tersebut tidak akan bertahan lama.

"Jadi, saya pikir rupiah akan nyaman di Rp9.000. Bisa saja lebih kuat dari itu, tetapi tidak akan bertahan lama, dan akan kembali ke Rp9.000," jelasnya.

Menurutnya, di level Rp9.000 inilah angka yang paling dikehendaki BI dan kebanyakan pelaku pasar, baik pengimpor dan pihak-pihak pengusaha yang memerlukan bahan baku impor, maupun eksportir yang memerlukan dukungan kurs rupiah yang kompetitif.

Sebelumnya, berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia (BI), rupiah pada Selasa 21 April ditutup di level Rp9.007 per USD dari perdagangan sebelumnya di level Rp9.028 per USD. Sementara, berdasarkan yahoo.finance.com, rupiah berada di level Rp9002 per USD.

Klik disini untuk melanjutkan »»

Euro Turun Tajam terhadap Dollar

.
0 komentar

Euro turun tajam terhadap dollar pada Rabu (21/4/2010) karena pasar uang berbalik terhadap Yunani yang memulai pembicaraan dengan pejabat Eropa dan IMF tentang utang yang besar. Dealer mengatakan, pasar sedang bertaruh, Athena akhirnya harus meminta untuk pelaksanaan paket bantuan Uni Eropa-IMF dengan imbal hasil (yield)—tingkat pengembalian—pada patokan obligasi 10-tahun Yunani pada tingkat rekor di atas delapan persen.

"Pada tingkat itu, Yunani tidak akan mampu membayar dan menghimpun dana segar, sehingga harus mencari bantuan karena kewajiban utang jatuh tempo," kata mereka.

Pada akhir perdagangan London, euro turun menjadi 1,3382 dollar, lepas dari terendah 1,3359 dollar sekitar tengah hari, tetapi masih jauh dari 1,3436 dollar yang diperdagangkan di New York pada Selasa.

Terhadap mata uang Jepang, dollar sedikit lebih kuat menjadi 93,24 yen dari 93,17 yen pada Selasa. Uni Eropa dan para ahli IMF memulai 10 hari pembicaraan penting di Athena pada Rabu, untuk merinci paket penyelamatan terhadap Yunani.

Bersama dengan Bank Sentral Eropa (ECB), mereka membuka pembicaraan dengan Menteri Keuangan Yunani George Papaconstantinou tentang kemungkinan bantuan keuangan.

"IMF/Uni Eropa/ECB akhirnya bisa berkumpul di Athena untuk serangkaian pertemuan yang diperkirakan akan memakan waktu sekitar 10 hari," kata analis Jane Foley pada situs perdagangan Forex.com.

"Yunani (perdana menteri) telah meyakinkan pasar, dana 30 miliar euro dari Uni Eropa dapat menjadi pemicu dan diterima dalam minggu-minggu ini, jika fasilitas ini diminta."

"Ini akan mengurangi kekhawatiran, konstitusi beberapa negara-negara Uni Eropa mungkin harus diubah untuk memungkinkan pinjaman ke Yunani."

Di tengah tanda-tanda kuat bahwa Yunani bersiap-siap untuk mengajukan bantuan, Kementerian Keuangan Yunani menambahkan, "Diskusi menyangkut program kebijakan ekonomi tiga tahun."

"Ini dapat didukung dengan bantuan keuangan dari anggota zona euro dan Dana Moneter Internasional, otoritas Yunani harus memutuskan untuk meminta mengaktifkan mekanisme ini," katanya dalam sebuah pernyataan.

Yunani membutuhkan sekitar 10 miliar euro dalam beberapa minggu ke depan dan sekitar 30 miliar euro secara total untuk sisa tahun untuk membayar tagihan dan mengizinkannya untuk memotong anggaran besar-besaran dan reformasi struktural.

"Pasar tetap waspada terhadap kesepakatan apa pun untuk Yunani sampai akhirnya disampaikan," kata analis Barclays Capital, Huw Worthington, dalam catatan riset.

Dalam perdagangan London pada Rabu, euro berada pada 1,3382 dollar terhadap 1,3436 dollar pada Selasa, di 124,78 yen (125,23), 0,8691 pound (0,8744), dan 1,4328 franc Swiss (1,4353).

Dollar berdiri pada 93,24 yen (93,19) dan 1,0710 franc Swiss (1,0683). Pound berada pada 1,5397 dollar (1,5365).

Di London Bullion Market, harga emas bergeser menjadi 1.143 dollar per ons dari 1.144,75 dollar per ons pada Selasa.

Klik disini untuk melanjutkan »»
 

Pengikut

Blog arsipberita.blogspot.com ini bekerjasama dengan kir31 | Didukung oleh Dimensi berita